Indah, lembayung itu sangat indah
Indah nan mempesona
Bak kesenangan sepanjang hari
Bertasbih aku menatapnya
Sambil terpana ku padanya
Mengingat keanggunannya..
Bagai aurora yang membelah kutub utara
Dingin dan lembut menusuk hatiku
Betapa senangnya diriku saat itu
Tapi aku bingung
Gundah gulana lubuk ini
Entah apa yang ku pikirkan
Ku rajut indahnya lembayung dalam memori
Mengingat masa yang menyejukan hati
Membuatku tersenyum sendiri
Tersenyum berseri-seri
Terasa gila hati ini
Dalan asap 76 pagi ini
Yang begitu khas rasanya
Secangkir kopi yang menemaniku tak mampu menghilangkannya
Sebut saja namanya kopi kapal api
Yang mengingatkanku pada kau yang berlabuh di dermaga hati ini
Semua ini tentang perasaanku, hidupku, bukan goresan puisi

0 comments:
Post a Comment