Kecamuk hatiku ini tiap kali menangkap hati
Tak sadarkah kau aku sedang meramal?
Dalam kesunyian hati ini
Dalam kehampaan hidup ini
Sepi tak berpenghuni
Dan mengharap arti
Dari hidup
Yang hakiki
Hingga kita mati
Tak kunjung selesai kecamuk dalam hatiku
Walaupun diriku tiada
Tak akan pernah hilang
Tak akan pernah musnah
Ka abadi di hati
Dikenang, tak akan lekang oleh waktu
Lalu kau datang pada semburat jingga
Ku temukan cahayaku kembali
Cahaya yang membuatku bangkit lagi
Sadarku muncuk kembali
Dalam permen relaxa yang mewangi
Dan susu segar dari kantin
Semua itu bercampur dalam memoriku
Memori ini terus berngiang di telinga, hingga akhir hayat

0 comments:
Post a Comment