Mendung pagi mengawali hari ini
Warna langit tak ceria
Burung terdiam tak bernyanyi
Raut wajah mengharu biru
Hujan yang mulai turun
Membasahi relung hatiku
Alangkah nyaman hati yang terbuai
Terbuai oleh alunan rintik hujan
Bersama secangkir teh yang menemaniku
Terasa hangat mengalir membasahi sukmaku yang membisu
Dan memoriku tersadarkan
Ini pilu bagiku, menangis bukan ratapan
Hati berkata
Akankah ini berakhir...
Dengan akhir yang indah?
Ataukah sepedih luka?
Yang takkan berakhir
Menusuk lubuk hati ini
Bagai setitik pecahan beling
Dari gelas bir
Yang penuh dengan air murni
Air murni penyejuk hati
Yang menghilangkan dahaga
Hausku kini hilang

0 comments:
Post a Comment