Sunday, 24 March 2013

Perfect Sunday



Heyho, malam :D besok ulangan matematika loohh :D tapi gue liat masih ada beberapa anak raxivenn yg berkeliaran di csa.. Oke, jadi menindaklanjuti posting lulu yg belum selesai, gue menceritakan kronologi hari ini apa aja yg kita lakukan. Pertama, pagi hari setelah evergreen dan sarapan, kita berniat ngerjain Aldo. Awalnya sih mau disiram pas evergreen, karna kebetulan evergreen kita di tempat wudhu. Mana tuh katanya, raka sama taufik penulis skenario, ngomong doang. Di-announce abis sarapan munculnya 30 menit kemudian. itu juga jadi jayus banget ngerjain aldo-nya. Usut punya usut (dikasihtau ihsan) ternyata mereka mandi dulu. Aduh, kita yg cewek aja abis sarapan langsung kok. Alhasil kita nunggu lama, bahkan Sita sampe sobek roknya, pas sembunyi kala Aldo lewat, kembali ke asrama dari wisma tempat orang tuanya menginap. Udah announce mainstream, "all members of raxivenn except Aldo" pas mau ke wisma keliatan Aldo yg mau ke kantin lagi. Ck, pokoknya  tadi pagi gaasik lah. Tapi sorenyaaaa :D kita ditraktir Aldooo!! *prokprokprok* Udah judulnya ditraktir, pastinya makam-makan, masih lama juga ngumpulnya. Di-announce jam 4, ngumpul lengkap jam 5. Nah, selama tunggu-menunggu lengkapnya anggota raxivenn, ada dua kejadian lucu. Mungkin yg satu lagi jadi aneh kalo diceritain, lucunya liat langsung. Yg satunya.....yah berkurang gitudeh tingkat kelucuannya, mengingat gara-gara kejadian itu gue ngakak sampe sakit perut+keluar air mata (oke lebay, tapi itu beneran men). Jadi..... kan hilman hanif salman dan entah siapa lagi jalan ke gsg. *jengjeng* teruss, yg lain udah jalan duluan, salman  tertinggal di belakang. Di tengah mereka, kokom dan syifa menyelip. Terus, mendadak gue, lulu, hani, sita dan anggia, ketawa-ketawa. Salman yg merasa diperhatikan pun menengok ke belakang memastikan kalau yg diketawain adalah dirinya. Awalnya nyengir juga dia, tetapi tanpa diduga, dia berbalik badan hendak berjalan menjauhi gsg! *terengtereng* makin ngakak kita semua. *plok* Oke, kita emang cukup kejam, karena kita menertawai salman disebabkan oleh ke-khas-annya: PONI! Wkwk :Dv. Cukup tentang Salman. Langsung tuh kita menuju lapangan bola, kita makan di rumput, dengan AC (angin cepoi-cepoi) menyatu dengan alam. Dibuka oleh...(gue lupa siapa yg ngebuka). Dan bahkan sebelum dibuka dan berdoa bersama, Salman langsung menjajal mie ayamnya (menu traktiran kita mie ayam. Aldo inget aja yah raxivenn batal makan mie ayam berapa kali, dia nraktir itu :Db). Sontak aja gue langsung ngeledekin dia, orang dia yg dtg belakangan menjelang kita beranjak dari gsg ke lapangan, walaupun ada yg lebih dibelakang dia sih, tapi entah kenapa gue menikmati banget saat-saat mem-bully salman (hehehe, pis man :Dv). Udah makan, tiba-tiba raka memanjat tebing jiwandaru, diikuti aun, dan ihsan yg kemudian turun lagi karena takut (takutnya ituloh, ftv banget!).

Tidak lama, ihsan pun akhirnya memanjat lagi setelah memberanikan diri, dan kali ini sampailah dia di atas. Lalu Nafis ikut ke atas, dan hilman yg kemudian turun lagi karena ngakunya sih takut (tapi gue gak percaya). Dengan noraknya mereka berempat teriak-teriak nggak jelas, plus taufik yg ngelempar sendal seorang diantara mereka dengan tidak jelas pula.
Ketika kita (venn) sedang melihat mereka di ketinggian, ada seorang venn yg dengan seriusnya menghabiskan makanannya. Sekilas, tampak seperti dialah yg menghabiskan seluruh bungkus mie ayam di sekitarnya. (pis tik :D)

 Lalu nafis menawarkan diri untuk memoto kita dari atas sana karena menurutnya sudut pandangnya bagus (asik nafis).

 Nah, hilman-lah yg memanjat untuk mengantar kamera hani dan disambut uluran tangan aun (pas bersambut uluran tangan di slow motion). Jadilah kita (venn) difoto beberapa kali dari atas.

Dan setelah sampai di bawah, hani melihat hasil fotonya. Ternyata, ada foto penampakan! Ya, penampakan ihsan foto alay (sok galau gitu) berlatar belakang lapangan yg terlihat kecil dari ketinggian.

 Terus, bapak-ibunya aldo mau pulang, kita ucapkan terima kasih kepada mereka dengan khas IC. Dan kita ledekin Aldo "jangan nangis, Do!" ketika dia berlari menghampiri ibunya. Setelah orang tua Aldo pergi, kita (venn) sempet foto-foto dulu sama Asma. Lalu, pertemuan kita kali ini ditutup dengan doa sambung menyambung antara raka dan ian, ditambah doa Aldo yg sangat mengharukan (doa untuk mengikat hati!) bahkan, taufik yg nunduk lama dan sempet gue kira ketiduran, dengan tulusnya meneteskan air mata untuk kebersamaan dan persahabatan sederhana kita ini. Kita berdoa diiringi semilir angin, dan tidak hanya taufik yg berhasil dibuat Aldo menitikkan air mata, tetapi Atik juga. Dan akhirnya, kita pun kembali ke asrama karena jam sudah menunjukkan pukul 17.45. Satu-satunya yg tidak ikut merasakan kebersamaan sore ini adalh OYA! M.Aulia R. 1200015. Di jalan kembali ke asrama, tepatnya di lapangan upacara, hani menjepret ini:

Setelah berlalu dari lapangan (masih ada lagi nih), gue dan hani memergoki hanif, nafis dan hilman memasuki kantin! Apa mereka nggak kenyang? Ooh, mungkin mengambil barang mereka yg tertinggal :D (pos-think). Oke sekian, see ya next post! (NB: post kali ini disertai foto yg menunjukkan kronologi-nya :Db)

0 comments:

Post a Comment

Followers

Powered by Blogger.